
Cinta itu datang tanpa ada yang tahu kapan dia datang dan kapan dia pergi, CInta datang sesukanya, dan menghancurkan dinding pembatas dalam hati sebgai jalan untuk masuk ke dalam ruang hatimu. Tidak ada yang salah dengan kehadirannya , hanya terkadang kehadirannya hanya membawa petaka penghiyanatan yang merajai hati penguasanya, menjadikan rasa sayang menjadi benci.
Ketika kau sudah tidak berdaya karena nya maka di hadapanmu cinta berdiri dengan angkuhnya.
Dan ia memaksamu untuk melihat ke atas dengan satu kekuatan tak terdefinisikan. Cinta itu berkata dengan angkuhnya : "Kau masih belum percaya dengan kekuatanku? Coba lihat sekelilingmu? Kamu hanya seorang diri disini.
"Sejauh mungkin kamu menghindar dariku, kau tak akan pernah lepas dari pengaruh kerajaanku, manusia. Kalau saja kamu sadar terbuat dari apakah perangkat-perangkatmu." Cinta berkata lagi.
"Kalau kamu ingin menjauh dari ku, hilangkan dulu perangkat hati dan nurani mu. Jika hanya logika adalah kekuatan utamamu, kau tidak akan pernah menang dalam pertempuran ini. Dan kau harus tahu, bahwa selagi ada mereka, aku masih tetap bisa menghampiri bahkan menyentuhmu." Katanya.
"Kamu akan tetap jadi pengabdiku sepanjang hidupmu selagi kamu masih mengaku bernama manusia. Lihat aku dan rasakan aku. "Kata cinta dalam satu dialog akhir.
Cinta berlalu dengan langkah-langkah anggunnya menuju satu tujuan singgasananya
yang tak pernah tertaklukan. "Manusia, sampai kapanpun kau tak akan pernah bisa menjauh dan mengalahkan kekuatan kerajaanku." yang membuatmu untuk tinggal dan mengabdi lama di kerajaan cinta. Sekali lagi, Masih percayakah kau dengan kekuatan cinta?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar